Techie Update

Artikel Seputar Dunia Teknologi

Waspada Maraknya Penipuan Online di Indonesia

Image

Penipuan online atau biasa disebut sebagai Online Scams atau Internet Fraud, semakin marak di seluruh dunia tak terkecuali di Indonesia. Satu hal yang menjadi perhatian adalah korbannya yang semakin banyak dan terus bertambah. Entah sudah berapa banyak kasus penipuan online yang terjadi di Indonesia, dan masih saja terus terjadi hingga saat ini. Terlebih lagi setelah tertangkapnya Donnie Boomers  dengan sepak terjangnya yang menggemparkan ranah dunia online di Indonesia, membuktikan bahwa penipuan online tidak akan pernah berhenti.

Penipuan online mulai marak sejak tahun 2000-an, dan mulai terus terjadi hingga saat ini. Mengutip dari WikiPedia, berikut adalah contoh email yang melakukan penipuan secara halus dan pernah terjadi di tahun 2005. Penipu seolah-olah ingin membeli sebuah barang kemudian sang penipu membayarnya dengan kartu kredit curian. Hal berikutnya yang terjadi, sudah ditebak, bukan?! Barang yang dipesan sampai ke tangan para penipu, dan  sang penjual harus menelan pahit-pahit karena pembayaran kartu kredit dari hasil curian ditolak oleh bank di kemudian hari.

{{Quotation|From: XXXXXX XXXXXX [XXXXXXX@hotmail.com] Sent: Saturday, October 1, 2005 11:35 AM Subject: International order enquiry

Goodday Sales, This is XXXXXX XXXXXXX and I will like to place an order for some products in your store, But before I proceed with listing my requirements, I will like to know if you accept credit card and can ship internationally to Lagos, Nigeria. Could you get back to me with your website so as to forward you the list of my requirements as soon as possible.

Regards, Chris Onyekachi Avecon Limited Inc 6540 Ne 18th Ave Apt 303 Fort Lauderdale, Florida 33334-5154 United States}

Selain pembelian online yang menggunakan kartu kredit, masih ada beberapa lagi jenis penipuan online lainnya:

1. Lelang yang Berujung Penipuan

Mungkin Anda sudah mengetahui beberapa situs lelang. Tanpa menjatuhkan atau mencemarkan nama baik beberapa situs lelang, Anda patut waspada dengan berbagai macam modus yang mungkin akan mengincar Anda dengan berpura-pura akan melelang beberapa benda tertentu.Biasanya sang penipu akan melelang barang-barang yang sedang naik daun dan menawarkannya dengan harga lelang terendah yang cukup menggiurkan. Apabila harga Bid atau harga lelang yang Anda tawarkan sudah mencukupi bagi sang penipu, Anda akan diberitahukan bahwa barangnya akan segera dikirim setelah Anda mentrasfer sejumlah uang terlebih dahulu yang sesuai dari hasil Bid terakhir Anda. Mungkin sang penipu akan tetap mengirimkan benda yang dilelang tersebut, akan tetapi barang yang sampai belum tentu sesuai dengan yang diharapkan atau malah bukan sama sekali barang yang dilelang.

Hal ini pernah terjadi beberapa tahun yang lalu, dimana seorang mahasiswa melakukan pembelian iPad melalui sistem lelang. Bukan iPad yang didapat melainkan hanya berupa tumpukan buku-buku di dalam kemasan kardus iPad.

Mungkin tidak semua akun yang melakukan lelang di situs tersebut seorang penipu, namun tidak ada salahnya bila Anda WAJIB berhati-hati terhadap segala macam modus operandi yang mungkin terjadi.

SARAN : Sebaiknya kenali dulu akun tersebut dengan melakukan beberapa analisa cross check mulai dari benda apa yang dijual, apakah dari milik sendiri, ataupun apakah barang tersebut hasil dari curian. Mungkin sang broker lelang tersebut tidak akan mengaku, Anda dapat melakukan cek harga di beberapa situs lainnya. Selain itu, Anda dapat browsing apakah ada laporan mengenai penipuan terhadap akun tersebut.

2. Phising Scams atau Penipuan dengan cara Memancing Korbannya

Ketika pertama kali Online Banking menyeruak di Indonesia, para penipu-penipu online sudah memikirkan cara untuk mengelabui para korban-korbannya. Sebagai contoh, mungkin Anda sudah mengenal situs KlikBca.com. Para penipu biasanya memanfaatkan kelemahan para korbannya dengan memanfaatkan kesalahan pengetikan nama situs tersebut. Bisa saja para korban salah mengetik KlikBca.com menjadi KilikBca.com ataupun clickbca.com. Para penipu ini akan membuat tampilan situs dari Kilikbca.com maupun clickbca.com yang menyerupai dengan situs aslinya, Klikbca.com. Dimana tampilan situs tersebut akan berisikan username berikut passwordnya. Mungkin modus seperti ini sudah berhasil dicegah dengan hadirnya key-pin yang dikeluarkan oleh masing-masing bank. Namun, perkembangan kejahatan dengan modus seperti ini masih banyak terjadi dengan mengincar beberapa situs tertentu.

SARAN: Bila Anda menerima email yang mengaku-ngaku dari bank dan berisikan mengenai permintaan username dan password e-Banking Anda, sebaiknya tidak usah digubris. Bank tidak akan meminta username maupun password Anda.

3. Mengaku-ngaku dapat warisan atau berasal dari keturunan Raja Negeri Antah Berantah

Anda pasti pernah mendapat email yang berisikan permintaan tolong untuk mengirimkan beberapa dollar agar dapat mencairkan uang warisan ataupun orang yang minta uang karena kehabisan ongkos di negeri orang. Sekilas, hal-hal tersebut tidak ada yg salah bahkan terkesan bernada sosial utk mengetuk hati Anda membantu sesama. Namun bila ditelaah lebih lanjut, email tersebut tak lain dan tak bukan merupakan penipuan. Ini ada contoh emailnya:

“DEAR SIR/MADAM: I REPRESENT THE RECENTLY DEPOSED MINISTER OF AGRICULTURE FOR NODAMBIZIA, WHO HAS EMBEZZLED 30 MILLION DOLLARS FROM HIS STARVING COUNTRYMEN AND NOW NEEDS TO GET IT OUT OF THE COUNTRY…”

Rupanya, email-email tersebut terorganisir dengan rapi dan beberapa dari mereka berasal dari negara Nigeria atau lebih dikenal dengan istilah Nigerian 419 Letter.

SARAN: Beruntungnya email-email yg dikirim kebanyakan pake bahasa Inggris, jadi kalau Anda orang Indo dan malas utk menerjemahkan emailnya, lebih baik dibuang langsung saja. Karena email tersebut tergolong scam alias penipuan. Bahkan sekarang ini, para penipu yg terorganisir ini sudah mulai berbahasa Indonesia dan merayu para perempuan-perempuan Indonesia utk mengirimkan sejumlah uang ke rekening tertentu dengan maksud utk meminta bantuan finansial si penipu ini. Bagi Anda wahai kaum hawa, sebaiknya berhati-hati bila mengenal pria asing dan tiba-tiba meminta Anda menyetor sejumlah uang, padahal Anda belum kenal sama sekali.

4. Para Penipu Kerap Nongkrong di situs atau forum Jual-Beli

Pengalaman hampir ditipu orang di situs jual-beli atau forum jual-beli, pasti Anda pernah mengalami. Tentunya bagi Anda yg gemar berbelanja online. Sangat disayangkan memang, disaat kita merasa terbantu dengan adanya situs jual-beli online dan membantu kita untuk mencari barang yang diinginkan dengan mudah, malah dijadikan kesempatan bagi para penipu. Beberapa kali, para penipu ini akan meminta Anda untuk mengirimkan dulu barang atau duit dari hasil kesepakatan jual-beli. Bukan duit atau barang yg akan Anda terima, malah nasib malang yg Anda raih. Tidak mudah memang, membedakan penipu atau tidak. Tapi setidaknya kehadiran Peranta atau RekBer (Rekening Bersama) sangat membantu Anda yang masih menaruh harapan terhadap situs atau forum jual-beli tersebut.

SARAN: Apabila Anda berkeinginan utk belanja online, pastikan akun tersebut memiliki kredibilitas yg tinggi dan terpercaya. Testimoni terkadang cukup membantu utk menilai penjual maya tersebut. Akan tetapi sebaiknya Anda jangan tergantung 100% dengan testimoni-testimoni tersebut. Gunakan insting dan rasa ketidakpercayaan Anda terhadap penjual-penjual di dunia maya niscaya hal tersebut dapat membuat Anda lebih aware utk membelanjakan uang Anda kepada para penjual di dunia maya.

One comment on “Waspada Maraknya Penipuan Online di Indonesia

  1. githa
    July 13, 2013

    untuk kasus nomor 4 ane pernah ngalamin jadi korbannya😦
    tp setelah ane di ajak tmn saat kepameran di JCC beberapa bulan lalu ane ketemu dan baru tau kl di indonesia ada escrow (rekber company)
    disana ane dijelasin cara penggunaan escrow dan cara aman belanja online.
    alhamdulilah sekarang bisnis jual beli ane lancar😀
    sedikit bocoran dari ane ,escrow yang ane maksud bisa diklik disini dan kl mau daftar lewat link refferal ane aja yah😀 (lumayan buat nambahin point reward .hehe
    https://inapay.com/2012/index.php/ref/uid/13066947

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on May 20, 2013 by in hot issue and tagged , , , , , , , .
%d bloggers like this: