Techie Update

Artikel Seputar Dunia Teknologi

Ramai-ramai Menonton Netflix

Netflix

Belakangan ini, jagat dunia maya ramai membicarakan kehadiran Netflix. Belum lagi sempat menonton secara puas, tiba-tiba muncul pemberitaan bahwa Netflix tidak dapat diakses bagi para pengguna layanan telekomunikasi Telkom Group. Seperti yang diberitakan oleh DetikInet, per 27 Januari 2016 Telkom Group dalam hal ini pengguna broadband Indihome, WiFi.id, dan akses seluler Telkomsel tidak dapat lagi mengakses Netflix.

Apa sih sebenarnya Netflix itu? Netflix merupakan perusahaan penyedia media streaming yang dimiliki oleh negeri paman sam. Media streaming di sini merupakan layanan menonton film ternama Hollywood maupun serial TV yang hits di Amerika dengan format kualitas gambar yang bagus dan dapat dinikmati via PC, smartphone, hingga smart TV.

Meskipun terdengar mirip dengan layanan YouTube maupun Vimeo, namun untuk menikmati Netflix tidaklah gratis. Melainkan harus membayar biaya langganan dan tentu saja harus memiliki bandwidth yang memadai. Mengutip dari The Jakarta Post, untuk menikmati layanan menonton secara streaming, Netflix menyediakan layanan gratis hingga 7 Februari. Setelah itu, pelanggan akan dikenakan biaya bulanan mulai dari Rp 109.000 untuk layanan Basic, Rp 139.000 untuk layanan Standard dalam hal ini film HD maupun 1080p, dan Rp 169.000 untuk menikmati layanan Premium dalam hal ini film-film berformat Ultra HD dan 2160p.

Dengan banyaknya format film yang ditawarkan, tentunya membutuhkan lebar pita yang tidak sedikit. Dibutuhkan internet berkecepatan tinggi setidaknya 0,5 Mbps utk menikmati layanan Netflix. Agar lebih nikmat, direkomendasikan memiliki internet 3.0 Mbps untuk menonton film Standard Definition (SD), kecepatan 5.0 Mbps untuk film High Definition (HD), dan 25 Mbps untuk film Ultra HD.

Bila dilihat, bisnis ini tentu saja menggiurkan bagi para penyedia layanan internet. Karena penyedia layanan internet akan kebanjiran pengguna baru yang membutuhkan layanan internet berkecepatan tinggi. MyRepublic dan XL hingga saat ini gencar mempromosikan layanan internet mereka yang diklaim cocok digunakan untuk menonton Netflix.

Hadirnya Netflix banyak ditunggu oleh para pecinta film maupun para sineas Indonesia yang haus akan film-film berkualitas. Akan tetapi, bila dilihat dari mode bisnis tersebut adalah Telkom Group yang lebih dulu hadir menyajikan film-film dengan format berkualitas tinggi melalui layanan Usee TV. Hadirnya Netflix tentu akan mengancam secara tidak langsung kehadiran Usee TV tersebut. Bisa jadi hal ini yang membuat Telkom Group memblokir layanan Netflix.

Sejauh apakah Netflix dapat bertahan di Indonesia? Hanya waktu yang dapat menjawabnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on January 30, 2016 by in hot issue and tagged , , , .

Navigation

%d bloggers like this: